Per Hari Ini Larangan Perdagangan Huawei Ditunda Selama 90 hari

0
813
desain honor 20 series

Google telah mengkonfirmasi kemarin bahwa ponsel Huawei yang akan datang tidak akan dapat menggunakan fitur aplikasi dan layanan Google, Raksasa mesin pencari itu mengambil keputusan setelah Huawei baru-baru ini ditambahkan oleh Departemen Perdagangan AS ke daftar perusahaan yang dilarang berdagang, Informasi baru mengungkapkan bahwa AS telah menunda larangan selama 90 hari mulai dari hari ini, yang berarti update OS Android dapat disertifikasi untuk ponsel Huawei dan Honor yang sudah ada di pasaran.

Menurut Reuters, selama periode lisensi sementara 90 hari, Huawei dapat membeli komponen yang dibuat oleh perusahaan AS dalam upaya untuk mempertahankan jaringan yang ada dan juga untuk mengirimkan update software untuk perangkat Huawei yang ada. Namun perusahaan China dilarang membuat pesanan baru untuk suku cadang dan komponen dari perusahaan AS untuk membangun perangkat baru tanpa persetujuan lisensi yang kemungkinan besar akan ditolak.

Selama 90 hari, Huawei akan dapat mengesahkan update software dengan Google untuk smartphone dan tablet yang tersedia saat ini, Sub-merek Honor Huawei akan meluncurkan smartphone utama Honor 20 dan Honor 20 Pro hari ini melalui acara di London, nantinya pemilik series Honor 20 dan Mate X akan dapat menggunakan layanan Google karena telah disertifikasi. Namun di masa depan masih dapat dikatakan suram untuk perangkat yang dirilis akhir tahun ini.

Huawei dan Honor akan meluncurkan ponsel andalan baru di paruh kedua tahun ini. Mudah-mudahan Huawei dan China dapat mencapai kesepakatan dengan pemerintah AS segera sehingga perangkat yang akan datang dari perusahaan China dapat terus menggunakan aplikasi dan layanan Google.

Huawei adalah pembuat peralatan telekomunikasi terbesar di dunia dan memiliki keunggulan besar dibandingkan pesaingnya dalam teknologi seluler 5G yang akan datang. Namun intelijen AS menganggap Huawei sebagai ancaman keamanan nasional dan tidak ingin perusahaan AS membeli atau menjual ke perusahaan China tanpa meminta persetujuan dari pemerintah. Perusahaan seperti Qualcomm, Broadcom, Intel, Xilinx dan banyak lagi dilaporkan telah berhenti memasok komponen dan layanan ke Huawei. Sebuah laporan baru-baru ini mengklaim bahwa dalam persiapan menghadapi ketidak pastian ‘perang’. Huawei telah menimbun komponen – komponen penting hingga 12 bulan.

source

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here