Otomatisasi kategori Icon Aplikasi Android Agar Tidak Bosan Merapikannya

0
1857
photo by Michał Ciupa from Pixabay

Sesuai judul kali ini kita akan bahasa salah satu aplikasi android yang dapat membantu Otomatisasi icon untuk pintasan dari aplikasi-aplikasi kita, menjadi sebuah kategori sehingga mudah bagi kita untuk mengatur tampilan atau merapihkanya tanpa report drag and drop setiap kali ada perubahan atau kesalahan pengaturan pada tampilan menu aplikasi kita.

Sistem Android memungkinkan kita untuk membuat folder pada halaman depan atau desktop atau home screen, dengan folder tersebut kita bisa drag dan drop untuk mengkategorikan aplikasi kita, misalnya aplikasi game atau aplikasi keuangan yang berjumlah lebih dari 2 atau 3 aplikasi, sayangnya sistem android saat ini tidak menyediakan ‘sort by category’ dihalaman desktop.

Ini beberapa hal yang mau tidak mau kita harus rapihkan ulang tampilan aplikasi dari desktop Android dan kita rasa itu tidak nyaman jika selalu dilakukan berulang-ulang.

  1. Menganti smartphone, walapun kita berhasil untuk copy kontak atau aplikasi lainnya ke smartphone baru namun icon aplikasi pada desktop harus kita susun ulang.
  2. Aplikasi baru install, setiap aplikasi baru yang kita install umumnya akan membuat icon pada desktop pada tempat yang kosong secara acak.
  3. Kesalahan pengguna, bisa terjadi karena kita atau orang lain udah cape-cape di susun malah tidak sengaja ke hapus.
  4. Ganti laucher terkadang susunan kategory di desktop jadi berantakan walapun jarang terjadi.
  5. Nomor 2 dan 3 sebetulnya bisa diselesaikan dengan lock desktop agar tidak ada perubahan, namun jika ada aplikasi yang kita butuhkan pintasan iconya harus report untuk unlock dulu.

Nah jika kamu termasuk juga mengalami kebosanan yang serupa dalam penyusunan icon-icon aplikasi pada desktop android, kita punya solusinya yang kita perlukan 2 aplikasi agar dapat sesuai dengan pembahasan kita.

Aplikasi yang dibutuhkan

  1. Nova Launcher, ini bebas mau pakai apa saja tidak masalah, dipilih karena tampilnya simple dan mudah mengatur widget dan lockingnya.
  2. Auto App Category, nah ini aplikasi utamanya.

Pertama kita atur bagian Auto App Category, karena untuk Launcher tidak ada pengaturan khusus.

kamu bisa buka dari playstore seperti ini

atau cari dari daftar aplikasi di menu utama

tampilan awal dari aplikasinya seperti ini, ambil contoh PUBGM, sebelumnya kita sudah set jadi sudah tercantum{Game}

klik aplikasi yang kita inginkan untuk mendaftarkan jenis kategory aplikasi atau merubahnya

setelah selesai mengatur aplikasi yang kita inginkan kembali ke desktop/home screen tekan tampilan layar utama nanti pilih bagian widgets, note: ini sudah pakai laucher nova yang aktif, jadi mungkin tampilan menu berbeda saat kamu tekan layarnya

cari widget yang seprti ini, lalu drag and drop ke desktop

karena kategorynya sudah ada maka kita coba buat lagi dengan posisi berbeda sebelah icon camera.

setelah posisnya pas nanti akan muncul menu seperti ini, ini adalah daftar kategory yang kita buat dari aplikasi auto tadi dan tinggal pilih saja, kita pakai Game, perhatikan icon dibawahnya belum terdeksi karena kita belum pilih jenis nya.

nah ini setelah selesai di pilih kategorynya, otomatis apa yang kita susun sebelumnya langsung otomatis ada aplikasinya, praktis bukan?

berikut adalah settingan yang kita buat, karena kita tidak mau ada kesalahan hapus atau perubahan posisi, cari nova settings

pilih bagian home screen

geser kebawah sampai bagian advanced, lalu aktifkan lock layout

Nah pertanyanya sekarang jika kita lock lalu untuk install aplikasi baru bagaimana? apa kita perlu unlock dulu untuk menambahknaya iconya, jawabanya tidak perlu karena widget yang kita pasang tadi realtime, apapun perubahan yang dilakukan baik menambah atau mengurang aplikasi dalam sebuah kategory maka akan langsung tampil di dekstop/home screen kita.

Auto App Category, memiliki fitur backup dan restore/import jadi dapat digunakan untuk smartphone belum sama sekali disetting, secara teori kita bisa terapkan pengaturan pada smartphone A ke smartphone B dengan backup pada smarphone A lalu restore/import pada smartphone B.

semoga tips diatas dapat membuat kita lebih produktif dalam mengunakan smartphone kita selamat mencoba.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here