Dilarang Menggunakan Layanan Google, Huawei Siapkan OS Sendiri?

0
635

Pada 15 Mei Biro Industri dan Keamanan (BIS) dari Departemen Perdagangan AS telah menambahkan Huawei Technologies Co. Ltd dan afiliasinya ke Daftar Entitas yang mencakup perusahaan dan orang-orang yang dianggap sebagai risiko keamanan nasional oleh Pemerintah AS. Informasi baru mengungkapkan bahwa Google telah menangguhkan beberapa bisnisnya dengan Huawei setelah yang terakhir baru-baru ini ditambahkan ke Daftar Entitas.

Banyak negara telah mengajukan keprihatinan bahwa perusahaan dapat digunakan untuk pengawasan oleh pemerintah Cina, Sekarang Huawei telah masuk daftar hitam di AS, Huawei tidak akan dapat menggunakan produk dan layanan non-open source Google. Ini berarti telepon Huawei yang telah ada dan berOS Android akan masih dapat menikmati fitur google karena sudah tersedia untuk umum.

Menurut juru bicara Google raksasa mesin pencari itu tidak akan merilis pembaruan keamanan dan dukungan teknis untuk perangkat lunak Android yang berjalan pada perangkat Huawei. Ponsel yang ada dari perusahaan akan terus menampilkan fitur Google Play dan keamanan Play Protect-nya, Namun ponsel yang terbaru berikutnya dari Huawei akan kehilangan akses beberapa layanan populer Google seperti Play Store, Gmail, browser Chrome dan YouTube. Dengan kata lain perangkat Huawei yang akan datang akan menjadi versi publik Android dan tidak memiliki aplikasi dan layanan eksklusif Google.

Dampak larangan mungkin akan minimal di Cina karena aplikasi seluler Google dibatasi di Cina, Sedangkan di Eropa adalah salah satu pasar utama Huawei, Penghapusan layanan Google dari ponsel Huawei dapat memengaruhi bisnisnya di pasar Eropa, Ini Karena ketegangan yang sedang berlangsung antara Huawei dan pemerintah AS, dikabarkan Huawei telah mengembangkan sistem operasinya sendiri. Pada bulan Maret, Huawei telah mengklaim bahwa perangkat masa depannya akan berjalan di Android dan Windows dan Perangkat akan mulai menggunakan OS sendiri ketika akan dilarang menggunakan sistem operasi buatan AS.

Ponsel Huawei ditenagai oleh chipset Kirin yang diproduksi oleh HiSilicon, Ada sangat sedikit telepon dari Huawei yang ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon. Tampaknya smartphone Huawei dan Honor di masa depan mungkin tidak ditenagai oleh Snapdragon SoCs.

via

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here